Niat: Bekal yang Harus Kamu Miliki untuk Mulai Menulis Novel

source: freebie.photography


Apa yang ada di pikiran kamu ketika mendengar kata 'penulis'?
Apakah itu menjadi pekerjaan yang mudah karena setiap orang bisa menulis?
Tentu tidak. 

Sama seperti profesi lainnya, menjadi penulis tetap membutuhkan perjuangan, baik sebagai penulis kreatif maupun non-kreatif. Menulis novel misalnya. Untuk mulai menulis novel, kamu membutuhkan bekal yang harus disiapkan.

Sejak pertengahan Februari lalu, aku mengenal platform kepenulisan Wattpad. Berawal dari melihat adik yang senang membaca di platform tersebut, aku menjadi penasaran dan akhirnya membuat akun untuk mengintip isinya. Ternyata, ada banyak sekali karya tulis yang ada di sana baik berupa naskah novel, cerpen, puisi dan lain-lain. Entah karena apa, tiba-tiba sebersit ide terlintas di pikiranku saat itu, membuatku memutuskan untuk mulai menulis cerita pertamaku. Namun setelahnya, aku sadar bahwa menjadi penulis itu tidak mudah. 

Kepada kalian yang ingin mulai menulis, aku akan membagikan satu hal penting yang kurasa sangat dibutuhkan terutama bagi penulis pemula: niat.

Hal penting dan paling utama yang harus kamu miliki sebelum mulai menekuni dunia tulis-menulis adalah niat atau motivasi. Motivasi untuk menulis ini sangat penting karena ia-lah yang akan menjadi pendorong kamu saat kamu menemui masalah dalam perjalananmu di dunia tulis-menulis.

Saranku, sebelum kamu mulai menulis, tanyakan pada dirimu sendiri: 'Apa motivasiku untuk menulis?' karena motivasi ini bagai pisau bermata dua yang dapat menolongmu untuk bangkit atau justru membuatmu terjatuh. 

Kenapa aku menyebut niat sebagai 'pisau bermata dua'? 

Karena aku memperhatikan bahwa tidak sedikit orang yang menyerah saat niat, motivasi, atau tujuannya tidak segera tercapai. 

Intinya, ada banyak motivasi yang dapat mendorong seseorang untuk menulis: ingin mengungkapkan perasaan, menyalurkan ide, menciptakan dunia sendiri, atau bahkan ingin terkenal. Yang mana pun motivasi-nya tidak masalah. Namun, aku sangat menyarankan kamu untuk kembali memikirkan motivasi itu. 

Apakah motivasi itu cukup kuat untuk terus mendorongmu melalui setiap rintangan?

Pikirkan lagi hal itu, terutama jika kamu mulai menulis dengan tujuan untuk terkenal. Sah saja jika kamu ingin terkenal, tetapi setidaknya kamu harus merasa senang saat menulis hingga rasanya kamu merasa tidak bisa hidup tanpa menulis. Aku yakin, perasaan itu akan mengantarkanmu pada kesuksesan hingga kamu mampu meraih tujuan. 

Sebaliknya, jika kamu terlalu berfokus pada keinginan untuk terkenal, aku yakin kemajuanmu pada dunia tulis-menulis akan terhambat. Ini bukan sekedar asumsi karena aku sudah melihat kasus semacam ini. 

Jangan lupa, bahwa di dunia ini tidak ada kesuksesan yang instan. Semuanya butuh proses, dan aku yakin bahwa proses inilah yang menjadi penentu utama apakah kamu akan sukses atau tidak dalam menjalani profesi manapun. 

That's all.
Don't forget to stay happy :)

Komentar